Kamis, 19 November 2015

Preservasi Informasi

Tugas Preservasi Informasi
Nama : Siti Wahyuni
Nim : 14130024

Seperti apa yang telah kita ketahui salah satu fungsi dari perpustakaan adalah menyediakan bahan pustaka yang memuat informasi yang bermutu dan disusun secara sistematis agar memudahkan pemusta. Bahan pustaka harus dilestarikan karena merupakan bagian penting dalam perpustakaan dan memiliki nilai yang tinggi.  Bahan pustaka contohnya
yaitu berupa buku, terbitan berkala (surat kabar dan majalah), dan bahan audiovisual seperti audio kaset, video, slide dan sebagainya. Untuk menjaga dan melestarikan bahan pustaka agar tidak rusak baik fisik maupun isinya perlu dilakukan kegiatan preservasi dan konservasi informasi. Berdasarkan prinsip-prinsip UNESCO dalam Instruction to Conservation:
·         Konservasi : Tindakan preventif untuk melindungi benda budaya dengan jalan mengendalikan lingkungan, melindungi dari faktor perusak dan salah penanganan
·         Preservasi : Penanganan langsung terhadap bendanya (bahan pustaka) supaya tidak dirusak oleh udara lembab, faktor kimiawi, serangga dan microorganism.
Maksud dari keduanya samaa yaitu untuk melakukan pelestarian terhadap bahan pustaka agar tidak cepat mengalami kerusakan. Bahan pustaka yang mahal, diusahakan agar awet, bisa dipakai lebih lama dan bisa menjangkau lebih banyak pembaca perpustakaan. Tujuan dan fungsi dari pelestarian yaitu menyelamatkan nilai informasi dan fisik sebuah dokumen dengan cara melakukan perlindungan dan pengawetan terhadap dokumen tersebut.
Banyak faktor yang membuat dokumen cepat rusak secara garis besar diantaranya :
1.                  Biologi, Kerusakan disini disebabkan oleh serangga (silver fish, kutu buku, kecoa, bubuk buku,rayap), binatang pengerat, jamur. Salah satu hal yang harus dilakukan yaitu Tempat penyimpanan bahan pustaka harus bersih dan kering serta selalu dikontrol secara berkala dan buku yang hendak disimpan difumigasi terlebih dahulu.
2.                  Fisika berhubungan dengan cahaya , udara dan suhu semua hal itu harus di atur dengan baik sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
3.                  Kimia berhubungan dengan bahan kimia Keasaman yang terkandung dalam kertas menyebabkan kertas itu cepat lapuk jadi harus dilakukan penstabilan unsur kimia yang ada dalam kertas tersebut. Ruangan sebaiknya ber Ac agar ada penyaringan dalam udara.
4.                  Lain-lain disini contohnya kerusakan yang disebabkan oleh alam dan manusia itu sendiri . misalnya pencegahan kerusakan bahan pustaka karena banjir dapat dilakukan dengan cara membersihkan lumpur dan pengeringan bahan pustaka atau menempatkan bahan pustaka berada pada lantai 2 atau 3 agar bahaya banjir bisa diantisipasi. Kerusakan oleh api dapat dicegah dengan menghindari kebakaran di antaranya dengan memeriksa kondisi kabel listrik secara rutin, penyediaan alat pemadam kebakaran, serta adanya aturan yang ketat misalnya dilarang merokok. Untuk manusia sendiri yaitu memberikan pengetahuan yang praktis mengenai cara-cara penanganan bahan pustaka dengan benar baik dalam kegiatan peminjaman maupun pengembalian.

Dalam pelestarian ini sangat berpengaruh tentunya dalam hal pelayanan mengenai kebersihan, kenyamanan, penyediaan bahan pustaka. Setelah kita mengetahui faktor penyebab kerusakan maka kita harus mencegahnya salah satu yaitu dengan selalu menjaga kebersihan dan kerapihan sehingga dengancara itu pula bisa mengundang pembaca untuk memakai perpustakaan dengan baik, merasa nyaman (dengan adanya AC) dan bagi pustakawan sendiri akan semakin bekerja denga professional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar