Selasa, 21 Juni 2016

Literasi Informasi

Tugas Literasi Informasi
“Chapter 3”

Nama kelompok : (3)
1.     Nur isnaini                    14130004
2.     Nur Srianto                             14130008
3.     Tiyo Nur Wandoyo      14130011
4.     Siti Wahyuni                 14130024


ILMU PERPUSTAKAAN D3
 FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
TAHUN AJARAN 2015/2016


Ø  Bagaimana Saya Mencari dan Menemukan Informasi yang Saya Butuhkan ?
Pencarian adalah proses kegiatan dalam menemukan informasi yang kita butuhkan. Dalam melakukan pencarian informasi yang kita butuhkan terdapat beberapa langkah pembahasan di dalam buku Learning To Learn- chapter 3. Yang terdapat di bawah ini

ü  Langkah pertama : memahami dan mengerti apa yang menjadi topic pencarian informasi. Jika dirasa kurang faham maka alngkah baiknya menanyakan kepada instruktur yang bersangkutan serta mencari di sumber informasi yang terpercaya.
ü  Langkah kedua : membuat rencana pencarian dengan memiliki kata kunci sebagai dasar pencarian informasi.
ü  Langkah ketiga : memutuskan jenis atau format sumber informasi yang dicari.
ü  Langkah keempat : bersiap-siap untuk melakukan pencarian.
ü  Langkah kelima : mencari dan memperoleh informasi yang kita butuhkan serta mengidentifikasi beberapa jenis referensi yang sesuai dengan subjek yang dibutuhkan.
ü  Langkah keenam : mengevaluasi informasi. ( pada bab ini di bahas pada chapter 6 ).

Ø  Mengenal Beberapa Alat Pencarian
·         Buku : pada umumnya dalam format cetak dan di era modern ini lebih diberdayagunakan dalam format e-book atau e-teks. Dimana sebagian besar buku ditulis oleh para ahli sehingga menjadi sumber yang terpercaya.
·         Jurnal : belakangan ini proses perolehan informasi didapat melalui jurnal baik cetak maupun e-journal yang dapat diakses secara terbuka  dan biasanya ditulis oleh masyarakat akademik. Tetapi tidak semua jurnal dapat diakses secara penuh melainkan hanya abstraknya saja.
·         Majalah : sumber informasi berupa majalah dapat diakses secara luas oleh masyarakat pengguan karena tidak harus login kesuatu sistem dan beberapa majalah memiliki kandungan ilmiah lebih baik.
·         Koran : koran hampir sama seperti majalah hanya saja koran memiliki kecepatan informasi karena biasanya diterbitkan harian serta pengaksesan lebih mudah dengan menggunakan media elektronik.
·         Katalog Perpus : daftar seluruh bahan informasi yang dimiliki suatu perpustakaan yang dikelola secara terorganisir agar mudah dalam pencarian.
·         Database Berkala : perangkat ini menggunakan indeks dalam penemuan sumber informasi yang di cari baik dari majalah, jurnal, koran baik abstrak maupun fullteks yang biasanya diterbitkan harian, mingguan, bulanan ataupun tahunan.
·         Internet : merupakan jaringan yang dapat menghubungkan komputer-komputer diseluruh dunia sehingga dapat mengkomunikasikan orang-orang dalam rangka pencarian informasi.

Ø  Perangkat Pencarian dan Tekniknya
sumber-sumber informasi di perpustakaan atau di tempat penyedia informasi seperti tumpukan gandum dalam suatu gudang penyimpanan sehingga ketika kita akan mencari sebuah jarum dalam tumpukan tersebut maka sangat sulit oleh karena itu, dalam lautan pencarian diperlukan adanya strategi-stategi diantaranya yaitu :
·         Boolean logic. Strategi ini dikembangkan pada tahun 1800-an dengan menggunakan kata-kata konektor ( AND, NOT, OR ) yang berfungsi sebagai pembatas atau memperluas hasil pencarian.
·         Limiters. Sesuai artinya adalah pembatas strategi ini membantu memfokuskan topic pencarian sehingga mendapatkan hasil yang lebih sedikit dan lebih relevan informasi yang dibutuhkan. Pada umumnya jenis limiters tersebut adalah jenis bahan, bahasa dan tanggal penerbitan.
·         Truncation. Pemenggalan kata dalam kata kunci pencarian dimana kata tersebut memiliki beberapa ujung rangkaian huruf yang kita tidak tahu dengan menggunakan symbol tanda Tanya “(?)” yang diletakkan diakhir kata kunci pencarian.
·         Fhrase Searching. Stategi ini menggunakan symbol atau tanda kitif (“) agar kata kunci pencarian yang lebih dari dua kata kunci tidak dapat terpisah ( menjadi satu kata kunci).
·         Wildcard. Langkah ini digunakan dalam menentukan suatu ejaan yang benar ketika kita tidak yakin dengan ejaan tersebut ( ejaan khusus bahsa inggris) menggunakan tanda Tanya yang disisipkan kedalam kata yang kita tidak tahu huruf apa yang benar.
·         Match All Search. Strategi pencarian ini hampir sama dengan Boolean AND tetapi menggunakan symbol ( +).
·         Judul Pencarian. Langkah ini digunakan dengan memasukkan rangkaian kata judul informasi yang akan dicari secara langsung karena sebagian besar web/ database menggunakan judul sebagai perwakilan informasi dalam suatu halaman web.

Ø  Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat kami ambil yaitu Pengetahuan tentang pencarian secara efektif yaitu dengan menggunakan peralatan pencarian dan teknik pencarian. Jika paham dan menguasai tentang pengetahuan tersebut maka pencarian informasi lebih efektif dan akurat. Dalam pencarian informasi sebaiknya awali dengan menggunakan teknik dan alat pencarian lainnya agar dapat menemukan informasi yang diinginkan.

Sumber :
Allen, Bryce L. 2001. “ Boolean Browsing in an Information System: An Experimental Test. “ Information Technology and Libraries, 20: 12-20.
Orabenstott, Karen M. 2001. “ Web Search Strategy Development.” Online, 25: 18-27.
Hock, Randolph. 2002. “ Web Search Engines: (More) Features and Commands.” Online, 24: 17-26.
McElmeer, Sharron L. 1999. “ Kids Searching the WWW.” Book Report, 18:54.
Powell, William. 2002. “ Bully Boolean.” Training and Development, 56: 21-22.
Vine, Rita. 2001. “ Real People Don’t Do Boolean: How to Teach End Users to Find High-Quality Information on the Internet.” Informatioan Outlook, 5:16-23.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar